Random

Tampilkan postingan dengan label Tugas Bahasa Indonesia 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Bahasa Indonesia 2. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Mei 2013

MAY DAY (HARI BURUH)


Sejarah Hari Buruh

          Hari Buruh pada umumnya dirayakan pada tanggal 1 Mei, dan dikenal dengan sebutan May Day. Hari buruh ini adalah sebuah hari libur (di beberapa negara) tahunan yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh. May Day lahir dari berbagai rangkaian perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis dan hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja. Pemogokan pertama kelas pekerja  Amerika Serikat terjadi di tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
         Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire dan Matthew Maguire, seorang pekerja mesin dari Paterson, New Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut pengurangan jam kerja. McGuire lalu melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja dan para pengangguran, serta melakukan pendekatan kepada pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi terkenal dengan sebutan "pengganggu ketenangan masyarakat". Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. Louis Missouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya, didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari "United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America". Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian mereka kemudian tersebar ke seluruh negara. McGuire dan para pekerja di kota-kota lain merencanakan hari libur untuk para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di antara Hari Kemerdekaan dan Hari Pengucapan Syukur.
       Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya, gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.Pada 1887, Oregon menjadi negara bagian pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada 1894. Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi nasional. Kongres Internasional Pertama diselenggarakan  pada September 1866 di Jenewa, Swiss, di hadiri berbagai elemen organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutan mereduksi jam  kerja menjadi 8 jam sehari, yang sebelumnya (masih pada tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: “Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia”. Pada tanggal 1 Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Kongres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions, untuk selain memberikan momen tuntutan 8 jam  sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872, menuntut 8 jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886.

Hari Buruh di Indonesia

          Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati Hari Buruh tanggal 1 Mei ini. Ibarruri Aidit (putri sulung D.N. Aidit) sewaktu kecil bersama ibunya pernah menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Uni Soviet, sesudah dewasa menghadiri pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970 di Lapangan Tian An Men RRC pada peringatan tersebut menurut dia hadir  juga Mao Zedong, Pangeran Sihanouk dengan istrinya Ratu Monique, Perdana Menteri Kamboja Pennut, Lin Biao (orang kedua Partai Komunis Tiongkok) dan pemimpin Partai Komunis Birma Thaksin B Tan Tein. Namun,  sejak masa pemerintahan Orde Baru Hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu 1 Mei bukan lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis yang sejak kejadian G30S pada 1965 ditabukan di Indonesia. 
        Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif (menjatuhkan kekuasaan), karena May Day selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas, karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan  tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan  menjadikannya sebagai hari libur nasional. Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.
Kekhawatiran bahwa gerakan massa buruh yang di mobilisasi setiap tanggal 1 Mei membuahkan  kerusuhan, ternyata tidak pernah terbukti. Sejak peringatan May Day tahun 1999 hingga 2006 tidak pernah ada tindakan destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori "membahayakan ketertiban umum". Yang terjadi malahan tindakan represif aparat keamanan terhadap kaum buruh, karena mereka masih berpedoman pada paradigma lama yang menganggap peringatan May Day adalah subversif dan didalangi gerakan komunis. Contoh-contoh peristiwa memperingati Hari Buruh tahun 2013 :

Peringatan Hari Buruh di Jakarta Tahun 2013

Jakarta - Ratusan ribu buruh di 20 provinsi akan berunjuk rasa memperingati Hari Buruh Sedunia Rabu tanggal 1 Mei 2013. Sementara di Jakarta, sekitar 150 ribu buruh berencana memadati sejumlah tempat, di antaranya adalah Istana Negara, gedung Dewan Perwakilan Rakyat dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Presidium Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI), Said Iqbal mengatakan, isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi akan menjadi fokus dalam aksi massa.  "Karena kalau naik dua ribu itu daya beli buruh turun 30 persen. Kalau seribu turun 10 persen. Karena tidak ada jaminan tidak pernah disampaikan pemerintah, pemerintah hanya menyampaikan beban anggaran saja bagi buruh tentu jadi waspada. Lalu kalau subsidi dialihkan juga kami tidak melihat uangnya lari ke mana," kata Said Iqbal ketika dihubungi KBR68H. Presidium MPBI, Said Iqbal menambahkan, tuntutan buruh dalam peringatan Hari Buruh Sedunia tahun ini tetap sama, yakni penghapusan upah murah, pemberlakuan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) secara serentak, penghapusan sistem alih daya, serta meminta pemerintah menyetarakan upah guru honorer dengan upah minimum regional.

25.000 Polisi Amankan Hari Buruh di Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamanan peringatan Hari Buruh yang akan diwarnai aksi turun ke jalan oleh sekitar 150.000 buruh akan dikawal ketat kepolisian. Polda Metro Jaya akan menurunkan tak kurang dari 25.000 personelnya. "Kami menambah personel, yang sebelumnya saya katakan 23.000, sekarang menjadi lebih dari 25.000," ujar Kepala Polda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno, Selasa (30/4/2013). Dia mengatakan, penambahan jumlah personel ini merupakan antisipasi penambahan jumlah buruh yang akan ikut turun ke jalan. Putut mengatakan, informasi semula menyebutkan aksi unjuk rasa besar para buruh akan diikuti oleh sekitar 100.000 orang. Namun dalam perkembangannya, aksi hari ini diperkirakan akan melibatkan tak kurang dari 150.000 buruh. Karenanya, kata dia, penambahan personel polisi ini ditempuh. Sebelumnya, para buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) menyatakan, sudah ada 150.000 buruh yang mengonfirmasikan keikutsertaannya dalam May Day. Tak hanya datang dari seputar Jabodetabek, buruh yang mengikuti aksi hari ini datang dari Karawang, Purwakarta, dan daerah lain.

HARI BURUH 2013: Peringatan May Day di Turki Berakhir Bentrok
KABAR24.COM, ISTANBUL

Peringatan May Day atau Hari Buruh Sedunia hari ini, Rabu (1/5), di Turki justru berakhir bentrok antara polisi dan buruh yang berdemonstrasi.
Semprotan air dan gas air mata dilontarkan polisi untuk membubarkan ratusan buruh demonstran setempat, karena di sana demonstrasi memperingati May Day dilarang.
Pelarangan itu diberlakukan untuk menghindari gangguan pada pekerjaan pemugaran di Lapangan Taksim, yang selalu menjadi tempat berkumpul.
Pengunjuk rasa melemparkan batu ke polisi yang berusaha mencegah mereka melakukan aksi unjuk rasa di lingkungan Besiktas Istanbul, yang berjarak sekitar dua kilometer dari Lapangan Taksim.
“Kematian bagi fasisme. Hidup 1 Mei,” teriak para pengunjuk rasa yang menyeru para partai-partai kiri dan serikat pekerja.
Bentrokan meletus di tiga lingkungan yang mengarah ke Lapangan Taksim tempat pemerintah telah memblokir jalanan untuk mencegah pengunjuk rasa mencapai lokasi itu.
Kantor Istanbul Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, yang terletak di Besiktas, dilindungi oleh barikade dan dijaga oleh puluhan polisi yang didukung oleh kendaraan lapis baja anti huru-hara.
Kelompok yang terdiri dari 30 feminis, yang melambaikan bendera ungu dan berteriak, “Semua bersama-sama melawan fasisme”, telah didorong mundur oleh para polisi yang menembakkan gas air mata.
Ribuan polisi dikerahkan hari itu. Stasiun televisi mengatakan Hari Buruh dirayakan tanpa insiden di dua lokasi lain di kota besar Turki itu.
Pemerintah Turki memutuskan untuk melarang pertemuan May Day di Lapangan Taksim dengan alasan adanya kegiatan renovasi yang dimulai pada bulan Nopember, dan pihak keamanan tidak bisa mengatasi puluhan ribu demonstran.
Tapi sayap kiri bersumpah untuk mengabaikan larangan tersebut. (Antara/aw).

Peringatan May Day, Hapuskan Outsourching!



RANTAU – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan DPRD Labuhanbatu dianggap gagal mensejahterakan buruh serta membebaskan rakyat dari penindasan. Terbukti, kebijakan upah yang telah diputuskan sejalan mengikuti permintaan BKSPPS, meskipun kebijakan itu bertentangan dengan Undang-Undang.
“Pemkab Labuhanbatu dan DPRD tidak pernah memperhatikan nasib buruh,” teriak puluhan buruh dari Serikat Lentera Rakyat, SBPI dan SBSI 1992 yang tergabung di Koalisi Buruh Perkebunan (Koburan) saat menggelar aksi damai di kantor Bupati Pemkab Labuhanbatu di Jalan Sisingamangaraja, Rantauprapat, Rabu (1/5).
Dalam orasinya, Koburan menilai, lebih satu abad perkebunan sawit beroperasi di Sumatera Utara, namun sampai hari ini kehidupan buruh terus mengalami kemiskinan, bahkan dari tahun ketahun hak-hak buruh justru terus berkurang.
Selain itu, pemerintah tetap menerima status buruh yang masih outsourcing yang berdampak hilangnya hak-hak buruh. Sejalan dengan perubaha zaman, Koburan mengajak serta menyerukan kepada buruh perkebunan untuk bersatu dan bangkit melawan penindasan.
“Sudah saatnya kaum buruh melawan kebijakan pemerintah dan pengusaha yang menghisap dan memeras keringat buruh. Tidak jamannya lagi buruh menjadi budak maupun diperdagangkan serta tidak jamannya lagi buruh jadi sapi perahan,” teriak orator Koburan.
Setelah menyerukan berbagai kondisi yang dialami buruh selama ini, Koburan menyampaikan pernyataan sikap yang harus dijalankan pemerintah maupun pengusaha, diantaranya, menetapkan tanggal 1 Mei sebagai hari libur buruh, memberikan upah yang layak bagi buruh, melaksanakan UMK kabupaten secara konsisten, menangkapt dan mengadili pengusaha yang menghalang-halangi kebebasan berserikat, memberikan perlindungan hak buruh harian lepas serta menindaktegas Kadisnaker yang tidak melakukan pengawasan upah.
Setelah berorasi selama satu jam, akhirnya perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh Bupati Labuhanbatu dr Tigor Panusunan Siregar melalui Asisten II Sekdakab Sarbaini. Di dalam rapat delegasi, para perwakilan pengunjuk rasa pun menolak rapat tersebut dikarenakan Bupati Labuhanbatu tidak ikut dalam rapat.
“Kami sudah masuk ke dalam, ternyata bupati pergi ke Medan, hanya Asisten II yang menerima. Karena Asisten II tidak memiliki wewenang dalam mengambil keputusan, maka kami tolak pertemuannya.
Dengan catatan, tanggal 13 Mei 2013 akan ada pertemuan resmi dengan Bupati,” kata koordinator aksi dari SBPI Ridho Rejeki Pandiangan dihadapan ratusan buruh. Usai menyampaikan hasil delegasi kepada ratusan buruh, akhirnya massa berpindah lokasi ke kantor DPRD Labuhanbatu. Setibanya di kantor DPRD Labuhanbatu, ratusan buruh pun disambut langsung oleh Ketua DPRD Labuhanbatu untuk mendengarkan tuntutan buruh.
Setelah mendengarkan tujuh tuntutan buruh yang telah disampaikan, pihak DPRD Labuhanbatu akan menjadwalkan rapat bersama antara pihak eksekutif,  dan pengusaha serta buruh.
“Kami telah menerima dan menampung aspirasi pengunjuk rasa. Dan kami akan menjadwalkan rapat bersama dengan mengundang pihak eksekutif, pengusaha dan perwakilan buruh. Nanti akan kami kabari kepada perwakilan buruh kapan jadwal pertemuannya,” kata Ketua DPRD Labuhanbatu HJ Ellya Rosa kepada pengunjuk rasa.
Usai menyampaikan aspirasi ke kantor DPRD Labuhanbatu, akhirnya pengunjuk rasa pun membubarkan diri. (riz/CR-02).

REFERENSI :
- http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Buruh
- http://www.portalkbr.com/berita/nasional/2619337_4202.html
- http://megapolitan.kompas.com/read/2013/05/01/04395897/25.Ribu.Polisi.Amankan.Hari.Buruh.di.Jakarta
- http://www.kabar24.com/index.php/hari-buruh-2013-peringatan-may-day-di-turki-berakjir-bentrok/
- http://www.metrosiantar.com/2013/peringatan-may-day-hapuskan-outsourching/

Editor          :    Rizky Abu Rizal                           16110157
Konsep       :    Muhammad Lucky Rokoto D          14110757
                     Sarrah Jennonica Mas                  16110391

3KA25

Minggu, 28 April 2013

Karangan


1. Pengertian karangan
Karangan adalah suatu karya tulis dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikan melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami.

2. A. Jelaskan macam-macam karangan
- Karangan Fiksi adalah karangan yang berisi kisahan atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang.
- Karangan Faktual adalah karangan yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau hal-hal yang benar-benar dan terjadi dalam keidupan kita sehari-hari. Karangan faktual biasanya berbentuk tulisan ilmiah dan informatif.
  * Karangan ilmiah adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
* Karangan informatif adalah karangan yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan.

   B. Jelaskan sifat karangan
- Manusiawi : Ungkapan pemikiran manusia dengan tulisan yang hanya di miliki oleh manusia tersebut.
- Pribadi : Di saat proses menulis karangan tersebut hanya bias dilakukan oleh satu orang dan hasil dari penulisan karangan tersebut adalah cerminan kepribadian satu orang.

  C. Jelaskan bentuk karangan, bentuk karangan terdiri dari :
- Cerita atau NARASI adalah karangan yang berisi tentang rangkaian peristiwa yang susul-menyusul sehingga membentuk alur cerita.
- Lukisan atau DESKRIPSI adalah karangan yang berisi gambaran mengenai suatu hal atau keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, merasa atau mendengarkan hal tersebut.
- Paparan atau EKSPOSISI adalah karangan yang berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topic dengan tujuan memberi informasi atau pengetahuan tambahan.
- Bincangan atau ARGUMENTASI adalah karangan yang bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat atau kesimpulan dengan data/fakta/konsep sebagai dasar/alasan/bukti.

3. Jelaskan ciri-ciri karangan ilmiah
Karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum yang ditulis menurut metodologi dan penulisan yang benar adalah pengertian karangan ilmiah.
Ciri-ciri karangan ilmiah :
-  Sistematis.
-   Objektif
-   Cermat, tepat, dan benar.
-   Tidak persuasive.
-   Tidak argumentative.
-   Tidak emotif.
-   Tidak mengejar keuntungan sendiri.
-    Tidak melebih-lebihkan sesuatu.

4. Jelaskan ciri-ciri karangan ilmiah popular
Karangan ilmiah popular adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang benar. Karangan jenis semiilmiah biasa dinamai ilmiah popular.
Ciri-ciri karangan ilmiah popular :
- Ditulis berdasarkan fakta pribadi.
- Fakta yang disimpulkan subyektif.
-  Gaya bahasa formal dan popular.
-   Mementingkan diri penulis.
-   Melebihkan-lebihkan sesuatu.
- Usulan-usulan bersifat argumentative dan bersifat persuasif.




Sumber :http://sarrahjennonica.blogspot.com/2013/04/tugas-bahasa-indonesia-2-softskill.html

Kamis, 07 Maret 2013

Penalaran


Pengertian Penalaran
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui.

Penalaran Induktif
Penalaran induktif adalah cara menarik kesimpulan yang bersifat umum dari hal-hal yang khusus.
Ada 3 macam penalaran induktif :
1. Generalisasi
Merupakan penarikan kesimpulan umum dari pernyataan atau data-data yang ada. Dibagi menjadi 2 :
Generalisasi Sempurna / Tanpa loncatan induktif => Fakta yang diberikan cukup banyak dan meyakinkan.
Contoh :
o Sensus Penduduk.
o Jika dipanaskan, besi memuai.
Jika dipanaskan, baja memuai.
Jika dipanaskan, tembaga memuai.
Jadi, jika dipanaskan semua logam akan memuai.
Generalisasi Tidak Sempurna / Dengan loncatan induktif => Fakta yang digunakan belum mencerminkan seluruh fenomena yang ada.
Contoh : Setelah kita menyelidiki sebagian bangsa Indonesia bahwa mereka adalah manusia yang suka bergotong-royong, kemudian kita simpulkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang suka bergotong-royong.
2. Analogi
Merupakan penarikan kesimpulan berdasarkan kesamaan data atau fakta. Pada analogi biasanya membandingkan 2 hal yang memiliki karakteristik berbeda namun dicari persamaan yang ada di tiap bagiannya.
Tujuan dari analogi :
Meramalkan kesamaan.
Mengelompokkan klasifikasi.
Menyingkapkan kekeliruan.
Contoh :
o Leeteuk adalah personil Super Junior. Leeteuk berbakat di semua bidang hiburan. 
Yesung adalah personil Super Junior.
Oleh sebab itu, Yesung berbakat di semua bidang hiburan.
3. Kausal
Merupakan proses penarikan kesimpulan dengan prinsip sebab-akibat. Terdiri dari 3 pola, yaitu :
Sebab ke akibat
Dari peristiwa yang dianggap sebagai akibat ke kesimpulan sebagai efek.
Contoh : Karena terjatuh di tangga, Kibum harus beristirahat selama 6 bulan.
Akibat ke sebab
Dari peristiwa yang dianggap sebagai akibat ke kejadian yang dianggap penyebabnya. Contoh : Jari kelingking Leeteuk patah karena memukul papan itu.
Akibat ke akibat 
Dari satu akibat ke akibat lainnya tanpa menyebutkan penyebabnya.

Penalaran deduktif
Penalaran deduktif didasarkan pada teori yang berlaku umum tentang hal / gejala. Ditarik kesimpulan hal yang khusus. Merupakan bagian dari hal/gejala tadi. Secara garis besar maka penalaran deduktif adalah bergerak dari hal atau gejala yang khusus menjadi gejala yang khusus.
Jenis-jenis penalaran deduktif :
1. Silogisme
Penalaran deduksi biasanya sering digunakan adalah silogisme. Silogisme adala penalaran secara tidak langsung. Dalam silogisme kita terdapat dua premis dan satu premis kesimpulan. Kedua premis itu adalah premis umum/premis mayor dan premis khusus/premis minor. Dari kedua premis tersebut kesimpulan dirumuskan.
Rumus menentukan kesimpulan sebagai berikut :
PU : semua A = B
PK : C = A
K : C = B
Contoh : 
PU : Semua hewan yang mempunyai telinga berkembang biak dengan melahirkan
PK : Rusa memiliki telinga
K : Rusa tentu berkembang biak dengan
2. Entinem
Entinem adalah silogisme yang dipersingkat, hanya terdiri dari premis khusus dan kesimpulan. Entimen mengandung penyimpulan sebab akibat dari kedua preposisi tersebut, yaitu preposisi khusus (premis khusus) merupakan sebab bagi apa yang terkandung di dalam preposisi kesimpulan
Contoh :
Silogisme kategorial : 
PU : Semua dosen (A) adalah lulusan perguruan tinggi (B)\
PK : Bapak Budi C adalah seorang dosen (A)
K : Bapak Budi C adalah seorang dosen (B)
Entinem : Bapak Budi adalah lulusan perguruan tinggi ia seorang dosen
KPK

Evidensi
Evidensi adalah semua fakta yang ada, yang dihubung-hubungkan unuk membuktikan adanya sesbuatu. Evidensi merupakan hasil pengukuan dan pengamatan fisik yang digunakan untuk memahami suatu fenomena. Evidensi sering juga disebut bukti empiris.
 
Inferensi
Inferensi adalah membuat simpulan berdasarkan ungkapan dan konteks penggunaannya. Dalam membuat inferensi perlu dipertimbangkan implikatur. Implikatur adalah makna tidak langsung atau makna tersirat yang ditimbulkan oleh apa yang terkatakan (eksplikatur).
1. Inferensi Langsung
Inferensi yang kesimpulannya ditarik dari hanya satu premis (proposisi yang digunakan untuk penarikan kesimpulan). Konklusi yang ditarik tidak boleh lebih luas dari premisnya.
Contoh:           
Bu, besok temanku berulang tahun. Saya diundang makan malam. Tapi saya tidak punya baju baru, kadonya lagi belum ada”.
Maka inferensi dari ungkapan tersebut: bahwa tidak bisa pergi ke ulang tahun temanya.
Contoh:
Pohon yang di tanam pak Budi setahun lalu hidup.
dari premis tersebut dapat kita lansung menari kesimpulan (inferensi) bahwa: pohon yang ditanam pak budi setahun yang lalu tidak mati.
2. Inferensi Tak Langsung
Inferensi yang kesimpulannya ditarik dari dua / lebih premis. Proses akal budi membentuk sebuah proposisi baru atas dasar penggabungan proposisi-preposisi lama.
Contoh:
A : Anak-anak begitu gembira ketika ibu memberikan bekal makanan.
B : Sayang gudegnya agak sedikit saya bawa.
Inferensi yang menjembatani kedua ujaran tersebut misalnya (C) berikut ini.
C : Bekal yang dibawa ibu lauknya gudek komplit.
Contoh yang lain;
A : Saya melihat ke dalam kamar itu.
B : Plafonnya sangat tinggi.
Sebagai missing link diberikan inferensi, misalnya:
C: kamar itu memiliki plafon

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran
http://eziekim.wordpress.com/2011/02/13/penalaran-i-metode-induktif/
http://rezaiueomanage.blogspot.com/2012/03/definisi-jenis-jenis-penalaran.html
http://gangsarnovianto.blogspot.com/2011/05/evidensi.html
http://ssgpelajarbahasa.blogspot.com/2011/11/referensi-dan-inferensi-wacana.html








News Studentsite

Gunadarma BAAK News

0 "SELAMAT DATANG DI RIZkY BLOG'Z" 1 2 3 4