Random

Tampilkan postingan dengan label Tulisan Bahasa Indonesia 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan Bahasa Indonesia 2. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 April 2013

"Orang Pinggiran" Is My Inspiration

     Orang pinggiran merupakan salah satu program televisi yang menayangkan sebuah dokumenter kehidupan orang-orang yang kurang mampu berjuang dalam kehidupannya. Dalam menjalani kehidupan ini, perjuangan sangat dibutuhkan, karena tidak selamanya kehidupan ini berjalan dengan lancar tanpa ada halangan apapun. Keikhlasan dan kesabaran adalah kunci utamanya untuk menghadapi semua cobaan yang ada di kehidupan. Acara ini sangat menyentuh hati, tentunya kita sebagai manusia ingin sekali hidup berkecukupan, namun semua itu sudah ada yang mengaturnya.


          Berbicara tentang inspirasi, acara televisi orang pinggiran sangat menginspirasi penulis. Semua aktifitas kehidupan orang-orang tersebut ditayangkan tanpa adanya suatu kemewahan. Kesederhanaannya itulah yang menginspirasi penulis, karena selama ini penulis banyak mengeluh dalam menjalani semua kehidupan. Dalam hal ini penulis tidak pandai bersyukur atas apa yang sudah didapat, sedangkan orang-orang pinggiran ini kebutuhan hidupnya tidak mencukupi tetap selalu bersyukur.  Semua serba kekurangan, kata-kata itulah yang sering terucap oleh orang-orang itu, penulis hendaknya patut bersyukur dibanding orang-orang pinggiran. Biarpun mereka kekurangan, tetapi tidak mengurangi semangat mereka dalam mencari rejeki yang sudah Allah sebarkan di dunia ini. Sebesar apapun rejeki yang mereka dapat, mereka selalu bersyukur. Sifat inilah yang harusnya semua orang tanamkan dalam diri masing-masing, khususnya untuk penulis. Bayangkan saja jika semua orang mempunyai sifat seperti itu, pasti kehidupan bangsa ini akan sejahtera. Tidak ada orang yang terpinggirkan, semua orang derajatnya sama. Setelah menonton acara orang pinggiran, penulis menyadari bahwa tidak semua keinginan itu harus diwujudkan, kita tidak bisa selalu melihat keatas, lihatlah kebawah masih banyak orang-orang yang tidak bisa melakukan semua yang dilakukan orang-orang mampu.

        Demikianlah orang-orang yang mampu menginspirasi penulis untuk tetap semangat dan bersyukur dalam menjalani kehidupan. Ingatlah bahwa diatas langit masih ada langit, bersyukurlah apa yang didapat hari ini dan seterusnya. Berbagi dengan sesama tidak akan terputus oleh derajat seseorang. Jika sudah meraih kesuksesan, ingatlah kehidupan kita yang dulu, jangan lupakan semuanya.

Minggu, 24 Maret 2013

Staf Perpustakaan UG

          Mahasiswa adalah statusnya di Universitas Gunadarma, menjadi staf perpustakaan adalah pilihannya untuk mencari pengalaman dalam hidup. Menginjak semester 3, lelaki yang akrab dipanggil Fikri mulai mendaftarkan dirinya untuk menjadi staf perpustakaan. Dengan nilai IPK yang cukup tinggi dan keahlian dalam mengolah database Fikri resmi diterima menjadi staf. Mari kita wawancara tentang pekerjaan barunya tersebut.

1. Penulis : Kegiatan apa saja yang dilakukan di Universitas Gunadarma selain menjadi Mahasiswa ?

    Fikri    : Menjadi salah satu staf di perpustakaan Universitas Gunadarma.

2. Penulis : Lokasi perpustakaan kampus mana tempat Anda bekerja sebagai staf ?

   Fikri    : yang jelas Saya bekerja menjadi staf perpustakaan di kampus J1 yang berlokasi di Kalimalang,    Bekasi. Karena Saya adalah Mahasiswa Universitas Gunadarma Bekasi.

3. Penulis : Kapan saja jadwal kerjanya ?

   Fikri    : Jadwal kerjanya itu disesuaikan dengan jadwal kuliah Saya, jadi tidak mengganggu kuliah. Tetapi dalam seminggu minimal tiga kali masuk.

4. Penulis : Mengapa memilih menjadi staf perpustakaan ?

    Fikri    : Untuk cari pengalaman sekaligus menabung untuk keperluan pribadi.

5. Penulis : Bagaimana proses kerjanya menjadi staf perpustakaan ?

   Fikri  : Proses kerjanya memasukkan data Mahasiswa yang datang ke perpustakaan serta mengatur database sidang Mahasiswa S1 dan D3.

6. Penulis : Manfaat apa saja yang didapat ?

    Fikri  : Banyak sekali manfaat yang didapat, terutama disiplin dalam waktu dan pastinya pengalaman kerja.

7. Penulis : Adakah ilmu yang didapat ?

    Fikri    : Ada, Saya jadi mengetahui bagaimana proses pengolahan database di perpustakaan.

8. Penulis : Apakah Anda pus dengan pekerjaan ini ?

    Fikri    : Cukup puas, karena menghasilkan sesuatu dan menambah relasi teman.

9. Penulis : Bagaimana mengatur waktu bekerja dan kuliah ?

    Fikri    : Jika ada tugas segera diselesaikan, sehingga masih ada waktu untuk istirahat dan bermain.

10. Penulis : Pernah mengalami kesulitan dalam melakukan pekerjaan ?

      Fikri    : Pastinya pernah, pada saat pertama kerja sulit untuk beradaptasi dalam proses kerja.

11.Penulis : Sampai kapan Anda akan menjadi staf perpustakaan ?

     Fikri    : Jika memang masih dibutuhkan oleh kepala perpustakaan, maka Saya akan terus bekerja sampai tidak dibutuhkan lagi oleh kepala perpustakaan.

12.Penulis : Pekerjaan yang seperti apa yang Anda inginkan ?

     Fikri    : Sebenarnya Saya tidak ingin bekerja, tetapi lebih memilih untuk membuat usaha sendiri sehingga menjadi pengusaha sukses.

13.Penulis : Bagaimana statistik pengunjung perpustakaan ?

     Fikri    : Setiap hari berbeda-beda, kadang meningkat dan kadang menurun. Biasanya pada saat Mahasiswa akan membuat penulisan ilmiah, perpustakaan menjadi ramai pengunjung.

14.Penulis : Strategi apa yang dilakukan untuk menarik minat pengunjung ?

     Fikri    : Menambahkan stok buku serta memperbarui judul-judul buku. 

15.Penulis : Siapakah yang memperbaiki jika server database perpustakaan mengalami gangguan ?

     Fikri    : Sebenarnya setiap staf perpustakaan harus mengerti dalam memperbaiki database, maka dari itu sebelum Saya menjadi staf perpustakaan ini, Saya memahami bagaimana cara mengolah dan membuat database.

16.Penulis : Mengenai database, software apa yang Anda kuasai dalam mengolah database ?

     Fikri    : Saya lebih suka MySql dan Ms.Access, karena memang selama perkuliahan software itulah yang sering dipelajari.


Demikian wawancara dengan salah satu staf perpustakaan. Kesimpu;an yang dapat diambil dari percakapan diatas adalah menjadi salah satu staf dilembaga atau bidang tertentu ternyata tidak mudah, karena suatu keahlian akan dibutuhkan dalam proses pengerjannya. Struktur organisasi yang baik akan menghasilkan pekerjaan yang baik.



Kiri : M. Fikri        Kanan : Penulis

Narasumber    : Muhammad Fikri
Kelas              : 3KA25

Penulis            : Rizky Abu Rizal
Kelas              : 3KA25





Selasa, 12 Maret 2013

Pengalaman Pribadi

          Kehidupan manusia di dunia tidak selalu berjalan dengan sempurna, pasti semua orang mempunyai masalah masing-masing. Kehidupan menjadi seorang Mahasiswa merupakan pilihan hidup yang Saya jalani saat ini, dibanding teman-teman yang lain lebih memilih untuk bekerja. Pilihan hidup ini tidak semata-mata karena paksaan orangtua, tetapi keinginan sendiri dan tentunya orangtua pun mendukungnya. Kesempatan ini tidak Saya sia-sia kan, karena tidak semua orang bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi, mungkin banyak kendala yang dihadapi orang lain untuk melanjutkannya. Saya pun mempunyai kendala, yaitu jauhnya jarak tempat Saya kuliah, jadi mengharuskan Saya untuk kost dan belajar hidup mandiri. Kendala tersebut tidak menghalangi tekad Saya untuk kuliah, dengan semangat yang tinggi semuanya teratasi.

            Hidup itu tidak selamanya dilayani dan dibantu oleh orangtua, ini saatnya untuk membuktikan bahwa Saya bisa mengurus diri sendiri. Hidup jauh dengan orangtua tidaklah mudah untuk sebagian orang, pasti ada rasa ingin bertemu. Inilah termasuk kendala yang tidak bisa teratasi sampai saat ini, Saya sadar bahwa diri Saya belum mandiri. Jujur, orangtua adalah segalanya bagi hidup Saya, tidak bisa jauh dengan orangtua. Keadaan seperti ini akan sangat terasa sekali pada saat Saya dalam keadaan sakit, dimana orangtua sedang tidak berada didekat Kita. Hanya orangtua lah yang dapat mengerti keadaan Saya, mungkin begitu juga sama dengan anak-anak lain. Orangtua selalu memberikan perhatian lebih, sedangkan Kita tidak selalu cukup untuk memberikan perhatian kepada mereka. Saya memutuskan untuk pulang kampung seminggu sekali, karena jaraknya tidak terlalu jauh, masih antar kota. Alasan untuk pulang kampung tersebut adalah ingin bertemu dengan orangtua dan keluarga, serta untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Dari awal semester Saya melakukannya seperti itu, sudah 2 tahun berjalan dan 5 semester Saya lalui dengan lancar. Saat ini memasuki semester 6 dimana semua Mahasiswa tingkat 3 harus membuat suatu "Penulisan Ilmiah" untuk mengetahui seberapa besar ilmu yang telah Kita dapat selama perkuliahan dan agar disetarakan dengan Mahasiswa "Diploma 3". Terasa berat memang menjalani semester ini, karena benar-benar menguji kemampuan Kita. Tetapi Saya tidak akan putus asa untuk menjalaninya, harus tetap semangat dan bertanggung jawab atas apa yang Saya pilih untuk kehidupan ini. 

          Semua orang pasti mempunyai pilihan sendiri dan dengan alasan tertentu kenapa memilih hidup seperti itu, semuanya Kita serahkan kepada Allah swt., dengan berdoa dan berusaha maka akan menghasilkan hasil yang memuaskan. Bertanggung jawablah atas semua pilihan hidup yang dijalani, tetap berusaha dan berjuang keras demi menggapai cita-cita.

News Studentsite

Gunadarma BAAK News

0 "SELAMAT DATANG DI RIZkY BLOG'Z" 1 2 3 4